Monday, July 22, 2013

Premium atau Pertamax

Selain perbedaan harga, ternyata BBM Premium, Pertamax dan Pertamax Plus juga memiliki perbedaan yang lain. Apa saja perbedaan diantara ketiga bahan bakar tersebut?1. PREMIUMPremium adalah BBM jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih. Premium merupakan BBM yang paling populer di Indonesia. Premium di Indonesia dipasarkan oleh Pertamina dengan harga relatif murah, karena memperoleh subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Premium merupakan BBM dengan oktan atau Research Octane Number (RON) terendah di antara BBM untuk kendaraan bermotor
lainnya, yakni hanya 88.Karakteristik Premium:a. Menggunakan tambahan pewarna dyeb. Mempunyai Nilai Oktan 88c. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah banyakTips bagi pengguna Premium1. Jangan membeli bensin pada SPBU yang sedang mengisi ulang tangki bensin, karena kotoran dalam tangki penyimpanan akan terurai dan dapat langsung masuk ketangki kendaraan kita.2. Usahakan tangki kendaraan jangan sering-sering kosong, karena akan cepat sekali berkarat.3. Jangan sembarangan membeli bensin eceran, karena bisa jadi sudah dicampur dengan cairan yang lain.2. PERTAMAXPertamax, seperti halnya Premium, adalah produk BBM dari pengolahan minyak bumi. Pertamax dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya di kilang minyak. Pertamax pertama kali diluncurkan pada tahun 1999 sebagai pengganti Premix 98 karena unsur MTBE yang berbahaya bagi lingkungan. Selain itu, Pertamax memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan Premium.Karakteristik Pertamax:a. Ditujukan untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal.b. Untuk kendaraan yang menggunakan electronic fuel injection dan catalyc converters.c. Menpunyai Nilai Oktan 92d. Bebas timbale. Ethanol sebagai peningkat bilangan oktannyaf. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain3. PERTAMAX PLUSPertamax Plus, seperti halnya Pertamax dan Premium, adalah produk BBM dari pengolahan minyak bumi. Dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya di kilang minyak. Pertamax Plus memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan Premium dan Pertamax.Karakteristik Pertamax Plus:a. Telah memenuhi standart WWFCb. BBM ini ditujukan untuk kendaraan yang berteknologi tinggi dan ramah lingkunganc. Menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers dan catalytic converters.d. Tidak menggunakan timbal, alias tanpa timbal.e. Mempunyai Nilai Oktan 95f. Toluene sebagai peningkat oktannyag. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lainMotor dan mobil kita sebaiknya diisi bensin apa ya? Ada pilihan bensin yaitu Premium, Pertamax dan Pertamax plus yang merupakan produk Pertamina dan ada juga bensin jenis lain dari perusahaan asing seperti Shell dan Petronas.Mesin motor dan mobil memerlukan jenis bensin yang sesuai dengan desain mesin itu sendiri agar dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan kinerja yang optimal. Jenis bensin tersebut biasanya diwakili dengan angka/nilai oktan (RON), misalnya Premium ber-oktan 88, Pertamax ber-oktan 92 dan Pertamax Plus ber-oktan 95.Tujuan mesin dibuat dengan perbandingan kompresi tinggi adalah untuk meningkatkan efisiensi (irit bahan bakar) dan menurunkan kadar emisi. Semakin tinggi angka oktan, maka harga per liternya pun umumnya lebih tinggi. Namun belum tentu bahwa jika mengisi bensin ber-oktan tinggi pada mesin motor kita, kemudian akan menghasilkan tenaga yang lebih tinggi juga.Dianjurkan mengisi bensin sesuai nilai rasio kompresi (kecuali ada modifikasi lain). Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin semakin lambat terbakar (dikarenakan titik bakarnya lebih tinggi). Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin lebih sulit menguap (penguapan rendah). Bensin yang gagal terbakar (akibat oktan terlalu tinggi), bisa menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar atau pada klep.Sesuaikan kompresi mesin dengan BBM yang akan kita gunakana) Kompresi 7:1 -9:1  = BBM beroktan 88 = Premiumb) Kompresi 9:1 -10:1  = BBM beroktan 92 = Pertamaxc) Kompresi 10:1 -11:1  = BBM beroktan 95 = Pertama plusBerikut daftar bahan bakar sesuai rasio kompresi :Rasio Kompresi Motor:

YAMAHA


Vega-R (9.3:1) PertamaxVega-ZR (9.3:1) PertamaxMio (8.8:1) PremiumJupiter (9.0:1) PremiumF1ZR (7.1:1) PremiumRX-KING (6.9:1) PremiumYT 115 (7.2:1) PremiumRZR (7:01) PremiumNouvo (8.8:1) PremiumCrypton (9.0 : 1) PremiumYamaha Alfa (7.2 : 1) PremiumYamaha RXZ (7.0 : 1) PremiumJupiter-Z (9.3:1) PertamaxJupiter MX-135LC (10.9:1) Pertamax PlusScorpio-Z (9.5:1) PertamaxVixion (10.4:1) Pertamax/pertamax plusMajesty 125 (11:01) Pertamax PlusScorpio (9.5:1) Pertamax


SUZUKI


Satria FU (10.2:1) Pertamax/pertamax plusShogun New FL125 Series (9.6 : 1) PertamaxShogun FD125 X (9,5 : 1) PertamaxThunder 125 (9.2 : 1) Premium/PertamaxSpin 125 (9.6:1) PertamaxSkyWave 125 (9.6 :1) Pertamax


KAWASAKI


Kawasaki Blitz R 53 mm x 50.6mm 111 cc 9.3 : 1 (Pertamax)Kawasaki Athlete 56 mm x 50.6mm 124.6 cc 9.8 : 1 (Pertamax)Kawasaki Ninja 250 62 mm x 41.2mm 2x 250 cc 11.5 : 1 (Pertamax Plus)Kawasaki KLX 250 72 mm x 61,2mm 249cc 11 : 1 (Pertamax Plus)Kawasaki Ninja RR 150 7.2 : 1 (Premium)Kawasaki Kaze 9.3 : 1 (Pertamax)

HONDA

Honda GL 100 52 x 49.5mm 105.1 cc 9.2 : 1 (Pertamax)Honda GL Max 56.5 x 49.5mm 124.1 cc 9.2 : 1 (Pertamax)Honda GL Pro 61.0 x 49.5mm 144.7cc 9.2 : 1 (Pertamax)Honda Supra 50.0 x 49.5mm 97.1 cc 8.8 : 1 (Premium)Honda Tiger 63.5 x 62.2 mm 196.9cc 9.0 : 1 (Premium)Honda Megapro 63,5 x 49,5 mm 156.7cc 9.0 : 1 (Premium)Honda CS-1 58 x 47,2 mm 124.7 cc 10.7 : 1 (Pertamax Plus)Honda Supra PGM FI 52,4 x 57,9 mm 124.8cc 9.0 : 1 (Premium)Honda Blade 50 x 55,6 mm 109.1 cc 9.0 : 1 (Premium)Honda Vario 10, 7:1 (Pertamax Plus)Honda CBR 150 R 11:1 ( Pertamax Plus)Honda Beat 125 9.2 : 1 (Pertamax)Honda Scoopy 108 cc 9.2 : 1 (Pertamax)Honda Absolute Revo 110 cc 9 : 1 (Premium)


Rasio Kompresi Mobil:


SUZUKI


Swift 9,5:1 PertamaxGrand Vitara 10,5:1 Pertamax PlusGrand Escudo XL-7 9,5:1 PertamaxEscudo 2.0 9,3:1 Premium/PertamaxEscudo 1.6 9,5:1 PertamaxBaleno 9,5:1 PertamaxAerio 9,5:1 PertamaxAPV 9,0:1 Premium/PertamaxKarimun 8,8:1 PremiumKatana 8,8:1 PremiumCarry 1.5 8,9:1 PremiumCarry 1.0 8,9:1 PremiumCarry 1.3 9,0:1 PremiumEsteem 1.6 GT 9,5:1 PertamaxSide Kick 8,9:1 PremiumSX-4 10,5:1 Pertamax Plus


HONDA


Jazz I-Dsi 10,4:1 Pertamax/Pertamax PlusJazz V-Tec 10,1:1 Pertamax/Pertamax PlusCity I-DSi 10,5:1 Pertamax/Pertamax PlusCity V-Tec 10,1:1 Pertamax/Pertamax PlusStream 1.7 9,5:1 PertamaxStream 2.0 9,4:1 Pertamax


TOYOTA


Starlet XL 1.000 cc 9,3:1 Premium/PertamaxStarlet SE 1.3 9,5:1 PertamaxTwin Cam 9,5:1 PertamaxGreat Corolla 9,5:1 PertamaxAvanza 11:1 Pertamax PlusYaris 10,5:1 Pertamax/Pertamax PlusInnova 2.0 9,8:1 PertamaxInnova 2.7 9,7:1 PertamaxRush 10:1 Pertamax/PlusAlphard 2400 cc 9.8 : 1 PertamaxAlphard 3500 cc 10.8 : 1 Pertamax Plus


NISSAN


X-Trail 2.0 9,9:1 PertamaxTerano 8,3:1 PremiumLivina 1.5L 10,5:1 Pertamax/Pertamax PlusLivina 1.8L 9,9:1 PertamaxSentra Genesis 9,3:1 PertamaxCefiro 9,5:1 Pertamax/Pertamax Plus


DAIHATSU


Xenia EJ (vvti) 11:1 Pertamax PlusTerios 10,0:1 Pertamax/Pertamax PlusTaruna EFI 9,5:1 Pertamax/Pertamax PlusSirion 10,0:1 Pertamax/Pertamax PlusCeria 9,5:1 Pertamax


MITSUBISHI


Eterna DOHC 9,8:1 PertamaxEterna SOHC 8,5:1 PremiumLancer DOHC 10,5:1 Pertamax Plus(maxxio.org/ts)

2 comments:

  1. BBM premium bersubsidi sudah naik lho,mas.. 6500/liter.
    Hayo ini artikel kapan? :)

    ReplyDelete